Strategi Ekonomi Purbaya
Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pilar 1: Transformasi Fiskal
Fokus utama dari pilar ini adalah memperkuat fondasi keuangan negara melalui peningkatan penerimaan dan efisiensi belanja. Tujuannya adalah menciptakan ruang fiskal yang lebih besar untuk mendanai program-program pembangunan prioritas dan menjaga stabilitas makroekonomi.
Meningkatkan Rasio Pajak
Target utama adalah menaikkan rasio pajak dari sekitar 10% menjadi 12% terhadap PDB. Visualisasi di samping menunjukkan perbandingan antara kondisi saat ini dan target yang ingin dicapai.
- Perbaikan Administrasi: Modernisasi sistem perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan.
- Basis Pajak Luas: Menjangkau sektor-sektor yang belum tergarap optimal.
- Belanja Berkualitas: Alokasi anggaran yang lebih efisien dan tepat sasaran untuk program produktif.
Pilar 2: Hilirisasi & Industrialisasi
Pilar ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia dengan mendorong pengolahan di dalam negeri. Daripada mengekspor bahan mentah, fokusnya adalah menciptakan produk jadi atau setengah jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat struktur industri nasional.
Fokus Hilirisasi Sumber Daya Alam
Klik pada segmen diagram untuk melihat detail strategi pada sektor berbasis sumber daya alam. Prioritas diberikan pada sektor yang memiliki potensi dampak pengganda (multiplier effect) terbesar bagi perekonomian.
Pertambangan
Melanjutkan hilirisasi nikel untuk baterai kendaraan listrik, bauksit untuk aluminium, dan tembaga. Tujuannya adalah menjadikan Indonesia pemain utama dalam rantai pasok global, terutama untuk ekonomi hijau.
Fokus Industri Manufaktur: Making Indonesia 4.0
Selain hilirisasi SDA, pemerintah mengakselerasi transformasi pada tujuh industri manufaktur prioritas untuk meningkatkan daya saing global melalui adopsi teknologi digital dan inovasi.
๐
Makanan & Minuman
Menjadi lumbung pangan regional dengan produk olahan berkualitas dan berdaya saing global.
๐
Tekstil & Pakaian
Meningkatkan produksi tekstil fungsional dan fesyen untuk memenuhi pasar domestik dan ekspor.
๐
Otomotif
Menjadi basis produksi kendaraan listrik (EV) di ASEAN dan memperkuat industri komponen.
๐งช
Kimia
Memperdalam struktur industri kimia untuk substitusi impor dan mendukung sektor lain.
๐ฑ
Elektronika
Mendorong produksi komponen elektronik bernilai tambah tinggi untuk pasar domestik dan global.
๐
Farmasi
Meningkatkan kemandirian bahan baku obat dan menjadi produsen produk farmasi terkemuka.
⚕️
Alat Kesehatan
Memperkuat produksi alat kesehatan dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor.
Pilar 3: Reformasi Struktural
Reformasi struktural adalah upaya untuk memperbaiki fundamental ekonomi agar lebih efisien, kompetitif, dan menarik bagi investor. Tujuannya adalah menghilangkan hambatan-hambatan yang menghalangi pertumbuhan, baik dari sisi regulasi, birokrasi, maupun infrastruktur, sehingga mesin ekonomi dapat berjalan lebih kencang.
Area Kunci Reformasi
Pilih salah satu area di bawah untuk melihat penjelasan singkat mengenai fokus dan tujuan dari reformasi tersebut.
Penyederhanaan Izin Usaha
Perbaikan Iklim Investasi
Pembangunan Infrastruktur
Transformasi Digital
Penyederhanaan Izin Usaha
Melanjutkan implementasi UU Cipta Kerja untuk memangkas birokrasi yang berbelit, memberikan kepastian hukum, dan mempercepat proses perizinan bagi pelaku usaha, terutama UMKM, agar dapat lebih mudah memulai dan mengembangkan bisnis.
Perbaikan Iklim Investasi
Menciptakan ekosistem yang kondusif bagi investor domestik dan asing melalui sinkronisasi peraturan pusat dan daerah, insentif yang menarik, serta jaminan stabilitas kebijakan untuk meningkatkan kepercayaan investor.
Pembangunan Infrastruktur
Fokus pada pembangunan infrastruktur konektivitas (jalan tol, pelabuhan, bandara) dan digital untuk menurunkan biaya logistik, meningkatkan efisiensi, dan menghubungkan pusat-pusat ekonomi di seluruh Indonesia.
Transformasi Digital
Mendorong adopsi teknologi digital di sektor pemerintahan (e-government) dan ekonomi. Ini termasuk pengembangan ekonomi digital, dukungan untuk startup, serta peningkatan literasi digital masyarakat untuk bersaing di era modern.
Pilar 4: Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)
Investasi pada manusia menjadi kunci untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan. Pilar ini berfokus pada penciptaan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif melalui perbaikan gizi, pendidikan, dan kesehatan. SDM yang unggul akan menjadi motor penggerak inovasi dan peningkatan produktivitas nasional.
Kualitas Pendidikan & Kesehatan
Meningkatkan kualitas SDM dari hulu melalui intervensi di sektor pendidikan dan kesehatan.
- Revitalisasi kurikulum pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan industri.
- Peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, terutama untuk ibu dan anak.
- Program vokasi dan pelatihan untuk menciptakan tenaga kerja terampil.
Program Unggulan: Makan Bergizi Gratis
Salah satu program prioritas untuk memastikan kecukupan gizi anak-anak usia sekolah.
- Mencegah stunting dan meningkatkan kemampuan belajar siswa.
- Menciptakan efek ganda dengan memberdayakan ekonomi lokal (UMKM penyedia makanan).
- Target awal mencakup jutaan siswa di seluruh Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar